Archive for Januari 2014
Kata orang, guru itu penat
Gaji tak seberapa, kerja berlambak
Aku kata, guru itu rehat
Mengajar tak seberapa, tapi penuh berkat
Kerja sekerat-sekerat, pahala penuh sendat
Ilmu yang dicurah tak dapat disekat
Makin dicurah makin mendekat
Kata orang, guru itu sungguh bosan
Setiap tahun, muka sama setiap bulan
Aku kata, guru itu sungguh riang
Sekali berkata murid ketawa girang
Bila berjaya, murid terus menjulang
Jasa bakti tak pernah hilang
Terima
kasih bapak guruku...
Terima
kasih ibu guruku...
Kau
timang aku dengan kasihmu
Kau
nyalakan lentaraku dengan sayangmu
Hingga
berarti langkah dalam hidupku
Puisi Untuk Guru
Gadis kecilku..
Rasanya baru kemarin
aku mengandungmu
lalu melahirkanmu, menggendongmu
redakan tangismu
menidurkanmu di pangkuanku
Rasanya baru kemarin
aku melatihmu
berjalan, bicara
pertama kalinya ku dengar kata
dari bibir mungilmu
kau memanggilku "Ibu"
Rasanya baru kemarin
pertama kali aku mengantarmu ke sekolah
membantumu mengerjakan pekerjaan rumah
mengajarimu pelajaran yang kau bilang susah
Rasanya baru kemarin
kau dirias untuk acara Hari Kartini TK-mu
hingga acara wisuda sarjanamu
sampai dirias di acara pernikahanmu
kau pengantin jelita, putriku
Gadis kecilku, oh kau sudah dewasa..
Dengan kariermu, hidup barumu
rasanya baru kemarin
kau kenalkan pemuda itu
bahagia namun berat hati
ku berikan restu padanya tuk mengambilmu
Suamimu membawamu ke rumah baru
aku bangga tapi kau jauh dariku
kau pun telah dipanggil "Ibu"
oleh anakmu, yang juga cucuku
Ibu merindukanmu..
Yang Ibu ingat,
waktu cepat berganti
rasanya baru kemarin
kita lalui ini,
anakku...
Created : Diannita Riski
Rasanya baru kemarin
aku mengandungmu
lalu melahirkanmu, menggendongmu
redakan tangismu
menidurkanmu di pangkuanku
Rasanya baru kemarin
aku melatihmu
berjalan, bicara
pertama kalinya ku dengar kata
dari bibir mungilmu
kau memanggilku "Ibu"
Rasanya baru kemarin
pertama kali aku mengantarmu ke sekolah
membantumu mengerjakan pekerjaan rumah
mengajarimu pelajaran yang kau bilang susah
Rasanya baru kemarin
kau dirias untuk acara Hari Kartini TK-mu
hingga acara wisuda sarjanamu
sampai dirias di acara pernikahanmu
kau pengantin jelita, putriku
Gadis kecilku, oh kau sudah dewasa..
Dengan kariermu, hidup barumu
rasanya baru kemarin
kau kenalkan pemuda itu
bahagia namun berat hati
ku berikan restu padanya tuk mengambilmu
Suamimu membawamu ke rumah baru
aku bangga tapi kau jauh dariku
kau pun telah dipanggil "Ibu"
oleh anakmu, yang juga cucuku
Ibu merindukanmu..
Yang Ibu ingat,
waktu cepat berganti
rasanya baru kemarin
kita lalui ini,
anakku...
Created : Diannita Riski