Archive for Juli 2022

 

tema mpls smp al-multazam dan smas al-multazam


Menyambut tahun pelajaran baru, SMP Al-Multazam dan SMAS Al-Multazam yang berada di kompleks Pondok Pesantren Al-Multazam 2 Mojokerto mengagendakan beberapa kegiatan penuh semangat. Diantara kegiatan tersebut adalah Mastawa (Masa Ta’aruf Siswa) yang dalam rangkaiannya merupakan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Kegiatan yang diikuti oleh santri yang kelas VII dan kelas X, selama 4 hari pertama pada pekan efektif kalender pendidikan yang telah disusun oleh sekolah dan pondok pesantren. Kegiatan dilaksanakan mulai pada tanggal 25 Juli s/d 28 Juli 2022.


apel pembukaan MPLS 2022

kepala SMP Al-Multazam, saat memimpin apel pembukaan MPLS 2022

pengalungan kartu peserta MPLS 2022 oleh Kepala SMAS Al-Multazam

jajaran dewan pengajar SMP Al-Multazam dan SMAS Al-Multazam


Pembukaan Mastawa atau MPLS dilaksanakan pada Senin, 25 Juli 2022 bertempat di lapangan utama pondok pesantren Al-Multazam 2. Diikuti oleh selutuh peserta MPLS baik dari SMP Al-Multazam ataupun SMAS Al-Multazam. Turut serta hadir pada kegiatan pembukaan Kepala SMP Al-Multazam, Ustaz Ah. Fauzi Agustiono, S.Ag. dan Kepala SMAS Al-Multazam, Ustazah Usthuanah, S.E., beserta jajaran dewan Asatiz dan Asatizah kedua Lembaga. Kegiatan apel dilangsungkan pada pukul 07.00 WIB dengan pemimpin apel Muhammad Rizal Mushanif, siswa kelas 9, serta selaku pembina apel Ustaz Ah. Fauzi Agustiono, S.Ag.

Dalam sambutannya, pembina apel mengingatkan untuk senantiasa semua pihak menata kembali niat setiap melaksanakan kegiatan, baik itu dewan guru maupun santri atau siswa. Karena penting adanya segala sesuatu hal dilakukan didahului dengan niat terbaik, agar segala yang dicitakan dapat tercapai dengan baik. Beliau juga berpesan kepada para santri, sebisa mungkin terus menerus untuk mengenal segala yang ada di pondok pesantren, hal ini dilakukan agar tidak memberikan atau hanya mendapatkan sesuatu yang baik dengan sepotong-potong. Dalam apel pembukaan ini pun secara simbolis dikalungkan kartu peserta kegiatan oleh Kepala SMP kepada siswa SMP, dan kepala SMA kepada siswa SMA, sekaligus sebagai pertanda dimulainya kegiatan MPLS.

Selama 4 hari pelaksanaan, selain diisi oleh dewan pengajar SMP dan SMA, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. SMP dan SMAS Al-Multazam yang ada di pondok putra juga membuat kerjasama dengan instansi pemerintah lainnya untuk terlibat dalam kegiatan MPLS, diantaranya ; Polsek Sooko, Koramil Sooko, Puskesmas unit Sooko, dan P2TP2A Kabupaten Mojokerto.


materi pengenalan struktural pondok pesantren oleh Ustaz Saeful Kafi

materi Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti oleh Ustaz Ah. Fauzi Agustiono

pengenalan tata tertib sekolah oleh Ustaz Ramdlani In'am Arzaqi

Materi penvegahan bullying oleh P2TP2A

materi wawasan wiyata mandala oleh Ustaz Aria Winardi


Kegiatan MPLS ditutup pada Kamis, 28 Juli 2022. Dimeriahkan dengan tampilan dari siswa kelas 7 dan kelas 10. Dipandu oleh Ustaz Hamidi Thohir, selaku coordinator acara. Kegiatan penutupan MPLS dimulai pukul 10:00 WIB, diawali dengan pemandu acara dengan 4 bahasa (Arab, Inggris, Indonesia, dan Jawa), pembacaan puisi, pertunjukkan pencak silat, pidato dua bahasa, dll. Selain penampilan siswa, disampaikan juga laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban panitia yang disampaikan oleh Ustaz Ramdlani In’am Arzaqi sebagai ketua pelaksana. Acara secara resmi ditutup oleh Kepala SMP Al-Multazam.


si paling setia menemani MPLS 2022

barisan calon cahaya terang ponpes Al-Multazam 2

doa oleh Ustaz H. Ahmad Rudianto

pemberian kado peserta MPLS 2022 terbaik SMA oleh Ustazah Yuli Isnaini

pemberian hadiah peserta terbaik oleh Ustaz Aria Winardi

peragaan tarung pencak silat pesarta SMA


MPLS SMP AL-MULTAZAM DAN SMAS AL-MULTAZAM MOJOKERTO, Mengoptimalkan Generasi Milenial yang Unggul

 

pembukaan rapat dinas TP. 2022/2023

Mengawali Tahun pelajaran baru yang dijadwalkan pada tanggal 25 Juli 2022, Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Mojokerto beserta Lembaga di bawah naungannya; SMP Al-Multazam, MTs Al-Multazam dan SMAS Al-Multazam, melakukan rapat dinas awal tahun. Awal pelaksanaan pelajaran baru di Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Mojokerto memang sedikit berbeda memulainya, hal ini dikarena adanya penyesuaian dengan penanggalan kegiatan di Pondok Pesantren Al-Multazam. Banyak hal yang harus disiapkan baik secara administrasi maupun kelengkapan secara fisik terutama berkaitan dengan pelayanan kegiatan pembelajaran. Untuk itu diperlukan adanya rapat koordinasi, merapatkan barisan, menyamakan persepsi dan langkah terhadap setiap detail keputusan yang ditetapkan.

peserta rapat dinas TP. 2022/2023


Pada Hari Ahad, tanggal 24 Juli 2022, SMP Al-Multazam mengadakan kegiatan Rapat Dinas awal semester gasal tahun pelajaran 2022/2023. Rapat ini diadakan sebelum dilaksanakannya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa kelas VII yang telah diterima di di Pondok Pesantren Al-Multazam dan kelas X yang melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Multazam. Kegiatan rapat diadakan di ruang aula Pondok Pesantren Al-Multazam dan diikuti oleh seluruh guru dan karyawan Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam.

Rapat yang dipandu oleh Ustazah Novi Hidayati, S.S. tersebut dibuka oleh Kepala Sekolah SMP Al-Multazam, Ustaz Ah. Fauzi Agustiono, S.Ag. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ustazah Usthuanah, S.E. dan Ustazah Evi Rakhmawati, S.T. keudanya merupakan Kepala SMAS Al-Multazam dan Kepala MTs Al-Multazam. Dalam rapat tersebut, Kepala Sekolah menegaskan akan pentingnya pelaksanaan tupoksi dengan baik dan menyiapkan segala berkas demi kelengkapan dokumentasi. Serta mengembalikan semangat atau karakteristik yang selama ini menjadi ikon dari Pondok Pesantren Al-Multazam, yakni penguatan penguasaan Bahasa asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris). Selain itu, Kepala Sekolah  juga menyesuaikan Visi dan Misi sekolah.

Dalam Paparannya, Ustaz Ah. Fauzi Agustiono, S.Ag. menyampaikan bahwa keberhasilan suatu program, selain ditentukan oleh  perencanaan  yang  matang yang mengacu pada Visi, Misi dan tujuan yang ingin dicapai, juga faktor kerjasama yang optimal dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan. Lebih lanjut, Ustaz Ah. Fauzi Agustiono, S.Ag. menekankan kembali target Lembaga terkait dengan pelayanan pendidikan dan upaya peningkatan kualitas serta kuantitas peserta didik di tahun-tahun berikutnya. Hal ini tentunya diperlukan proses, pengelolaan yang optimal, kerja keras dan tuntas dengan strategi dan inovasi yang terus dikembangkan.

 


 

OPTIMALISASI KOORDINASI ITU PENTING ! - RAPAT DINAS AWAL TAHUN PELAJARAN 2022/2023

banner workshop pengembangan kurikulum


Libur telah tiba… libur telah tiba… hore hore…. Eits, itu hanya berlaku untuk peserta didik lho ! tidak untuk pendidik dan tenaga kependidikan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Mojokerto. Sebanyak 62 guru terdiri dari guru mata pelajaran dan guru BK di Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam, Sabtu, (2/7) mengikuti workshop Kurikulum Merdeka bertema “Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka di Yayasan Pendidikan Islam A-Multazam”. Berada di lingkungan Pondok Pesantren (PTK SMP-MTs-SMAS Al-Multazam) diberi pelatihan tentang Struktur Kurikulum, pembuatan TP, ATP, hingga membuat perangkat ajar, dalam rangka persiapan guru menerapkan Kurikulum Merdeka di awal tahun pelajaran 2022/2023 untuk siswa kelas 7 dan kelas 10.

Kegiatan workshop tahun ini mendatangkan Drs. Sofwan, S.Pd., M.M. yang berdinassebagai pengawas sekolah cabang dinas wilayah kota-kabupaten Mojokerto sebagai narasumber. Materi yang disampaikan diantaranya, struktur kurikulum, simulasi pembuatan jadwal, serta analisis capaian pembelajaran. Dipandu oleh Aria Winardi, selaku Ketua Panitia dan Khoirus Salamah sebagai moderator kegiatan. Kegiatan dimulai pukul 08:00 hingga 13:00 WIB

Pembukaan Workshop Pengembangan Kurikulum


Kepala SMP Al-Multazam, Ah. Fauzi Agustiono, S.Ag. selaku perwakilan penanggungjawab kegiatan mengatakan dalam sambutannya, tiada yang abadi selain sebuah perubahan. Pun demikian dengan Kurikulum sebagai seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Dalam perkembangannya, kurikulum terus mengalami perubahan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan dan kehidupan manusia.

“Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar. Merdeka Belajar merupakan kebebasan menentukan konten dan konsep yang dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing. Merdeka Belajar menjadi salah satu program untuk menciptakan suasana belajar di sekolah yang bahagia, suasana yang gembira, Bahagia bagi peserta didik maupun para guru,” ujar Aria Winardi, S.Pd.

antusias peserta workshop


Dalam pemaparan tentang kebijakan impelementasi kurikulum merdeka, Pak Sofwan menyampaikan banyaknya perubahan dan perbedaan antara Kurikulum 2013 dengna Kurikulum Merdeka. Salah satu hal yang mencolok dari perbedaan tersebut adalah penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia yang mempunyai karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, semangat belajar tinggi, menjadi pembelajar sepanjang sepanjang hayat serta mempunyai kompetensi global. Ada 6 profil belajar Pancasila yang harus dimiliki oleh anak-anak Indonesia diantaranya beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, gotong royong, berkebhinekaan global, mandiri, kreatif dan bernalar kritis.

Pelajar Pancasila sendiri dirumuskan berdasarkan kajian literatur, diskusi terumpun yang melibatkan pakar di bidang Pancasila, psikologi pendidikan, dan para pendidik untuk mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri serta berkepribadian baik. Pasalnya nasib bangsa ada di tangan anak-anak Indonesia.

Selain penerapan P5, dalam struktur kurikulum merdeka juga sudah ditiadakannya mata pelajaran peminatan dan lintas minat yang biasanya terdapat pada struktur kurikulum 2013 kelas 10. Istilah-istilah baru pun dikenalkan agar pendidik tidak kebingungan ketika sudah menerapkan kurikulum merdeka kelak. Meski, penerapan kurikulum merdeka secara massif diterapkan pada tahun pelaajaran 2024/2025, namun tiada salah jika Lembaga atau pendidik mulai hari ini berbenah.

Agenda workshop yang diselenggarakan dalam satu hari ini diharapkan para guru mengetahui kebijakan pemerintah terkait Kurikulum Merdeka serta mampu mengimplikasikan Kurikulum Merdeka, dan pemanfaatan platform Merdeka Mengajar dalam upaya mewujudkan profi  Pelajar Pancasila. Dari workshop ini, juga diharapkan dapat memberdayakan dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di Lembaga naungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam (SMP, MTS, dan SMAS Al-Multazam) dan muaranya dapat meningkatkan mutu lulusan Pondok Pesantren Al-Multazam. Adapun kurikulum yang akan diterapkan di Lembaga Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam adalah Kurikulum Merdeka Mandiri Berubah. Semoga dalam penerapan kurikulum merdeka tersebut dapat banyak memberikan ruang kepada para guru dan siswa, untuk lebih kreatif dalam melaksanakan proses belajar serta mengajar.


pembacaan doa oleh Ustaz Komar

foto bersama narasumber workshop


SAT... SET... BELAJAR DAN BERUBAH MENYONGSONG KURIKULUM MERDEKA- YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-MULTAZAM MOJOKERTO

- Copyright © Jejak Aria Winardi - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Aria Winardi -