“Anak-anak
hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan
menuntun tumbuhnya kodrat itu.”
(Ki
Hajar Dewantara)
Guru merupakan seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajarkan
suatu ilmu, mendidik, mengarahkan, dan melatih muridnya agar memahami ilmu pengetahuan
yang diajarkannya tersebut. Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajarkan
pendidikan formal, tapi juga pendidikan lainnya dan bisa menjadi sosok yang
diteladani oleh para muridnya. Lalu, Bagaimana seorang guru dapat mengelola
kelas dan memenuhi kebutuhan belajar murid-muridnya yang berbeda-beda? Seorang
guru harus memerhatikan banyak hal agar pembelajaran dapat berlangsung optimal
dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Salah satu hal yang perlu
diperhatikan adalah kebutuhan belajar setiap murid. Hal-hal yang
dapat dilakukan oleh seorang guru ;
1. Langkah
awal yang perlu dilakukan seorang guru adalah mengamati serta menganalisi
dengan cara observasi atau bentuk tes awal lainnya, guna mengetahui karakteristik
dan latar belakang murid yang berbeda. Tentunya perlakuan untuk setiap individu
juga akan berbeda. Langkah berikutnya guru dapat merancang metode
pembelajaran yang bervariasi agar murid yang memiliki karakteristik berbeda
dapat menyerap materi dan mengikuti pembelajaran dengan baik.
2. Selanjutnya,
guru dapat mengamati dan mengevaluasi seberapa efektif metode pembelajaran
yang telah diterapkan. Jika memungkinkan, cobalah untuk bertanya pada murid
tentang bagaimana pendapatnya selama menjalani pembelajaran. Melakukan
refleksi pembelajaran sangatlah penting.
3. Dari sana guru
dapat mengembangkan metode pembelajaran sebelumnya dengan mempertimbangkan
hasil evaluasi yang diperoleh. Dengan begitu maka metode yang diterapkan di
kelas dapat berkembang jadi lebih baik lagi.
4. Langkah terakhir
yang bisa dilakukan guru agar dapat memenuhi kebutuhan belajar murid adalah
memerbanyak literasi metode, model, atau strategi pembelajaran.
Laksana sebuah orkestra, seorang guru merupakan arangger,yang
memiliki tugas untuk mempersiapkan, menata, dan memiliki tanggung jawab untuk
menyelaraskan beragam alat musik sehingga menjadi satu album musik yang dapat
dinikmati oleh pendengarnya. Dengan memahami perbedaan dan keunikan murid, seorang
guru hendaknya dapat memerlakukan murid sesuai dengan kebutuhannya, sehingga
kebutuhan belajar murid dapat terpenuhi. Hal inilah yang menjadi dasar saya
untuk melakukan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran saya.
Setiap anak terlahir unik dan
berbeda, mereka memiliki keistimewaannya masing-masing. Saat berada di dalam kelas, guru mungkin
akan menyadari bahwa setiap anak yang meskipun berasal dari kelompok usia yang
sama, memiliki banyak perbedaan. Baik dari sifat, sikap, penampilan, kebiasaan,
minat, tingkat kecerdasan, tingkat emosional, cara bicara, bahkan cara belajar
mereka. Perbedaan ini adalah sesuatu yang alami dan wajar.
Sebagai seorang pendidik, hal pertama
yang saya lakukan adalah melakukan observasi pengenalan terhadap murid dengan cara bertanya
dan bercerita untuk mengetahui latar belakang murid, dan melakukan tes awal di
pertemuan pertama pembelajaran untuk mengetahui kemampuan kognitif murid.
Berbekal informasi awal
tersebut, saya dapat merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik belajar
murid serta memertimbangkan materi ajar. Dengan begitu, saya dapat menggunakan
metode pembelajaran yang bervariasi.
Untuk mengakomodir perbedaan yang
dimiliki murid, maka seorang guru harus bisa memberikan pembelajaran yang
menghargai perbedaan semua siswa, terbuka untuk semua, dan memenuhi kebutuhan
setiap individu. Tentu perlu perlakuan yang berbeda untuk tiap murid. Perlakuan
yang saya berikan kepada murid dengan cara membuat kelompok belajar murid dari
hasil tes awal pembelajaran. Pembelajaran berlangsung dalam berbagai cara untuk
memastikan bahwa informasi baru dapat dipahami oleh semua murid
Tantangan yang saya hadapi dalam proses pembelajaran adalah bagaimana ritme
belajar murid tetap pada level selaras dan baik. Di awal pembelajaran saya
masih kesulitan untuk mendiagnosis hasil tes awal, karena hasil yang sangat
beragam. Namun dengan berkolaborasi bersama guru BK, saya dapat menatasi tantangan
tersebut. Di setiap materi pembelajaran, saya melakukan metode pembelajaran
yang berbeda, dan membebaskan murid belajar sesuai dengan kesenangan mereka
serta mendampingi mereka dalam berproses pembelajaran. Hal-hal yang menjadi
tantangan seorang guru, sebagai berikut :
a.
Tingkat kesiapan belajar murid yang berbeda.
Kemampuan awal murid yang berbeda-beda dalam menerima materi berpengaruh pada
proses pembelajaran berlangsung sehingga akan berpengaruh pula pada tingkat
konsentrasi siswa saat menerima materi dalam proses pembelajaran. Menjadi
tantangan bagi guru untuk bisa menyajikan pembelajaran yang mampu menuntun
murid untuk mencapai kompetensi yang diharapkan.
b.
Perilaku siswa yang beragam. Setiap murid memiliki
karakteristik masing-masing dalam belajar, maka guru seharusnya mampu mengenali
karakteristik seriap muridnya sehingga proses pembelajaran dapat berjalan
dengan lancar dan materi dapat terserap dengan sempurna oleh masing-masing
murid.
c.
Minat dan bakat siswa yang berbeda. Murid dengan
minat dan bakat berbeda juga harus menjadi perhatian guru. Seorang guru harus
bisa menyadari perbedaan minat dan bakat setiap muridnya sehingga proses
pembelajaran akan dapat berjalan dengan lancar. Dengan tersalurnya minat
dan bakat siswa secara tepat dapat meningkatkan pembelajaran dan motivasi
belajar siswa. Lalu sebaliknya, kalau tidak dikelola dengan tepat akan
menimbulkan masalah bagi siswa, guru, bahkan sekolah.
Dalam menghadapi tantangan terkait
dengan keragaman murid maka pembelajaran dirancang dengan strategi guru untuk memenuhi
kebutuhan murid. maka guru harus dapat menciptakan strategi yang tepat untuk
menciptakan iklim belajar yang kondusif:
a.
Memilih Metode Pembelajaran Yang Tepat
Dengan mengetahui karakter
seperti apa saja yang ada di kelas, guru bisa memadukan beragam metode
pembelajaran untuk satu materi agar bisa dipahami oleh semua anak. Metode
pembelajaran termasuk juga media pembelajaran yang menarik dan sumber belajar
yang bervariasi.
b.
Memperlakukan Peserta Didik Secara Adil
Kemampuan murid yang tidak sama
dalam satu mata pelajaran maka salah satu sikap guru menghadapi perbedaan
karakter ini adalah tetap memperlakukan semua siswa dengan sama rata. terlepas
dari seberapa besar kemampuan mereka dalam menerima materi yang diberikan oleh
guru. Keragaman murid dalam menerima materi pelajaran akan adil jika
disesuaikan dengan kemampuan setiap murid.
c.
Memberikan Motivasi Yang Tepat
Guru berperan memberikan motivasi
yang tepat untuk setiap muridnya. Temukan kekurangan dan kelebihan setiap murid
kemudian berikan dorongan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Hasil dari
pembelajaran akan tercapai sesuai kompetnsi masing-masing murid melalui
motivasi yang tepat dari guru pada setiap murid yang berbeda.
d.
Interaksi Secara Tepat
Membangun komunikasi yang tepat sangat penting
dalam mencuptakan iklim belajar yang kondusif dan berpihak pada murid.
Pemahaman yang baik terhadap perbedaan individual anak adalah kunci untuk
menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik.
Proses pembelajaran dilaksanakan
dengan mengutamakan pada setiap keputusan guru sebagai respon dari kebutuhan
indvidu murid, sehingga menjadi sebuah pembelajaran yang berpihak pada murid. Proses pembelajaran
juga dilaksanakan dengan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung murid
untuk belajar dan memastikan setiap murid merasakan dukungan untuk mereka di
sepanjang proses pembelajaran.
Pembelajaran dievaluasi secara
bertahap dan berkelanjutan sehingga akan diketahui kelemahan dan kelebihan
setiap proses pembelajaran yang telah dan akan dilaksanakan. Guru dapat
menggunakan informasi dari proses evaluasi sebagai panduan untuk menentukan
mana siswa yang masih tertinggal dan yang sudah untuk mencapai target. Dengan
demikian, proses pembelajaran akan dapat berjalan dengan lancar dan berpihak
pada murid.