Selasa, 13 Januari 2015
Untuk yang keberapa ku katakan untuk
anak-anakku yang duduk berjajar di tepi jalan itu
Semenit sebelum mereka melepas segala
yang mereka diamkan
Sebelum mereka berlari mengejar mentari
di ujung senja
Sebelum melukis goresan di lembaran
kehidupan yang berserakan di pelataran gedung itu
Kau pernah menantang langit untuk turun
Kau pernah menantang bumi
Kau pernah menantang angin
Kau pun pernah bergulat dengan api
Seperti apa yang pernah ku titahkan
kepada mu di seberang jalan itu
Kau adalah yang terhebat
Kau adalah yang pandai
Kau itu luar biasa
Kau berteman dengan langit serta bumi
Seperti apa yang kau pernah katakan
kepadaku di seberang jalan itu
Di bawah malam-malam gubukku
Persinggahan keluh peluhku
Anak-anakku meraut penah yang patah untuk
mencoret
Sebelum kau berkata
Sebelum kau berlalu
Sebelum aku titahkan sekali lagi kau
adalah anak terhebatku
Kepuhanyar, 06 Desember 2014